Produk Kami

Zaadul Qaari Fi Tajwiidi Kalamil Bari

Judul Buku: Zaadul Qari Fi Tajwiidi Kalamil Bari (Bekal Membaca Kalam Ilahi)

Penulis: Abu Hamid Fauzi bin Isnain

Penerbit: Pustaka Ibnul Jazari

Tebal Halaman : 124 halaman Fisik : 12 cm x 18 cm, UV, Soft Cover, Shrink, Kertas HVS 70 gr

Harga: Rp.25.000

Mukaddimah Penulis

Segala puji bagi Alloh yang telah menurunkan Al Kitab kepada hamba-Nya, Kita memuji-Nya dan bersyukur kepada-Nya atas karunia yang Alloh berikan kepada alam semesta ini, dengan diutusnya Nabi yang pemurah, membacakan ayat-ayat-Nya, menyucikan jiwa mereka, dan mengajari  Al Kitab dan Al Hikmah.

Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq melainkan Alloh, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan rasul pilihan-Nya. Shalawat Alloh dan salam-Nya atas beliau, beserta ahli baitnya, para shahabatnya dan seluruh pengikutnya yang berpegang teguh dengan Al Qur’an dan As Sunnah selagi bumi masih terhampar dan langit kokoh menjulang.

Para pembaca rahimakumullah, saya bersyukur kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala yang telah memudahkan kami mempelajari beberapa kitab dasar dan penting dalam ilmu tajwid dan qiro’at seperti Tuhfatul Athfal, Muqaddimah Jazariyah, dan Hirzul Amany demikian juga risalah/kitab yang ditulis oleh para mujawwidun di era ini, seperti Fann At Tajwid, dan Ghayatul Murid di hadapan guru kami dalam bidang tajwid dan qiroa’at, Majdi bin Muhsin Al ‘Askari. Yang dihadapan beliau pula Allah beri taufiq kepada kami untuk mengkhatamkan Al Quran satu khatmah (menurut riwayat Hafsh dan ‘Ashim, melalui jalan Syathibiyyah). Dan beliau kemudian berkenan memberikan ijazah kepada kami setelah menempuh ujian syafahi beberapa kali dan tahriri.

Dan di hadapan beliau pula, bersama sejumlah rekan di Daarul Hadits, kami berhalaqoh dan membaca 1 khatmah riwayat Warsy ‘an Nafi’ dan beberapa surat dari riwayat Qolun dan qira`ah Ibnu Katsir. Falillahil hamdu wal minnah.

Para pembaca, hafizhakumullah. Telah lama terlintas dalam benak kami untuk menulis sebuah buku tentang ilmu tajwid. Namun, menciptakan (menyusun) sebuah karya tulis dalam bidang ini bagi kami merupakan perkara berat dan kami pandang sebagai lintasan hati yang jauh dari realita. Namun di lain sisi, permintaan dari beberapa kalangan terhadap buku semacam ini yang ringkas dan lugas terus berdatangan.

Kami tidak ingin mengabaikan permohonan saudara-saudara kami, sehingga beberapa kitab rujukan baik yang tercetak maupun yang tersimpan secara elektronis kami pelajari lagi. Dan ini adalah terjemah dari kitab-kitab tersebut. Kami ramu, dan kami pilih serta kami urutkan pembahasan-pembahasannya, dengan beberapa perubahan baik penambahan maupun pengurangan, tentunya disesuaikan dengan ilmu dan pengalaman yang kami dapatkan selama kami belajar.

Kami beri nama buku ini dengan Zadul Qori Fi Tajwidi Kalamil Bari. Dengan nama lain “Bekal-bekal Ilmu Tajwid”. Sebuah karya anak Adam yang tentunya jauh dari kesempurnaan. Walaupun demikian, kami mengharap semoga kaum muslimin sedikit-banyak bisa mengambil manfaat dari buku sederhana ini. Dan semoga langkah kecil ini Alloh nilai sebagai amal shalih yang diterima.

Bagi saudara-saudaraku yang mampu mempelajari ilmu ini dari kitab-kitab induk yang ditulis oleh para ulama terdahulu, maka hal itu jauh lebih baik ! Sesungguhnya pada kitab-kitab mereka terdapat keberkahan. Dan Alloh akan memberikan keberkahan kepada siapa yang dikehendaki dari hamba-hamba-Nya. Wallahul musta’an wa ilahit tiklan

Aisar – Penuntun Mudah Meluruskan Lisan 

Judul Buku: Aisar Penuntun Mudah Meluruskan Lisan Para Pembaca Al-Qur`an

Penyusun: Abu Hamid Fauzi Isnain

Tebal : 124 halaman, Fisik : 12 cm x 18 cm, UV, Soft Cover, Kertas: HVS 70 gram

Harga: Rp. 23.500

Penerbit: Pustaka Ibnul Jazari

Berkata Ibnul Jazari Asy-Syafii rahimahullah: Menerapkan tajwid adalah kewajiban. Berdosalah yang tidak membaikkan bacaan Al-Qur’an. Karena dengan tajwid, Allah turunkan Al-Qur’an. Dan demikianlah ia kepada kita diajarkan. Tajwid adalah hiasan dalam bacaan. Melafazhkan Al-Qur’an dengannya adalah keindahan. Tajwid ialah memberikan hak-hak huruf kepada huruf. Berupa sifat yang dimiliki berikut hukumnya. Dan mengembalikan huruf pada makhrajnya. Terlebih dalam melafazhkan huruf yang serupa disertai dengan penyempurnaan bacaan tanpa takalluf, dan dengan lembut dalam pengucapan tidak ta’assuf. Ketahuilah, tidak ada penghalang antara tajwid dan meninggalkannya kecuali dengan sering berlatih agar lisan kita terbiasa.

Mukaddimah Penulis (Edisi Ketujuh Maret 2012):

……. apa yang kami susun ini bihamdillah telah tersebar di tengah-tengah kaum muslimin – sejak dicetaknya pertama kali Jumadats Tsaniyah 1430 H dengan nama AISAR, dan kemudian terlihat adanya manfaat yang dirasakan kaum muslimin di beberapa tempat dengan izin Alloh dan taufiq-Nya kemudian atas kesungguhan saudara-saudara kami, yang  mengajarkannya berbekal ilmu tajwid yang telah Alloh bukakan untuk mereka.

Saudaraku muslim, membaca Al Quran dengan tepat dan benar tidak akan diperoleh secara otodidak. Karena ilmu membaca Al Qur`an adalah sunnah muttaba’ah, yakni ilmu yang diwariskan dari Rasulullah kepada para shahabat, kemudian kepada para a`immatul qiro`ah (imam-imam ahli qiro`ah) setelah mereka dari masa-ke masa, hingga zaman kita ini dan seterusnya.

Berapa banyak buku telah disusun dengan bermacam ragam teori, metoda, dan sistematika untuk mengatasi buta huruf Al Quran dan mengantarkan seseorang untuk dapat membaca Kalamullah. Namun jika seseorang belajar otodidak/ tanpa dipandu oleh seorang guru yang mutqin (mumpuni) dalam bidang tersebut, maka ia akan terjatuh dalam banyak kekeliruan.

Dan manakala Alloh mudahkan jalan untuk safar  ke Negeri Yaman, duduk di sejumlah Daarul Hadits, berkesempatan untuk ber-talaqqi Al Quran dari ahlinya, dan menambah pengetahuan dalam ilmu tajwid dan qiro`ah, penulis merasa sangat terdorong untuk menilik kembali apa yang penulis terakan 3 tahun lalu dalam buku AISAR. dan  secara pribadi penulis  coba terapkan kepada beberapa rekan pemula di “Daarul Hadits”. Dari sinilah penulis dapati kekurangan-kekurangan pada cetakan sebelumnya yang mendorong penulis untuk berusaha memperbaiki, menyederhanakan, meluruskan ungkapan, memilih contoh-contoh yang lebih sesuai, menertibkannya dan demikian. Dan kepada Alloh saja penulis memohon pertolongan dalam mengayunkan langkah kecil dan sederhana ini, semoga terwujud apa yang diharapkan.

Namun betapapun upaya dicurahkan, kekurangan tetaplah akan menyertai karya manusia. Oleh sebab itu di setiap penerbitan, penulis berupaya untuk memperbaiki kekeliruan pada edisi-edisi sebelumnya.

Tidak luput penulis sampaikan, bahwa langkah AISAR bukan jejak pertama dalam bidang ini. Telah jauh berlalu tapak-tapak mereka para perintis dan pembuka jalan, jazahumullah khoiran. Namun, apa yang mereka karyakan jauh sebelum ini, tidaklah menutup pintu bagi siapapun untuk memberikan saham yang bermanfaat bagi umat.

 

 

 

Iklan
  1. saifuddin
    Januari 4, 2013 pukul 10:30 pm

    Afwan ustadz, untuk bisa mendapatkan buku ini bagaimana? alamat penerbitnya dimana? terimakasih.Saifuddin

    • Maret 21, 2013 pukul 2:59 pm

      Afwan baru terjawab, mudah-mudahan antum sudah memperoleh bukunya. Pemesanan bisa Antum hubungi dengan sms via no. 0853 2854 5601
      Pustaka Ibnul Jazari juga telah menerbitkan CD panduan AISAR edisi perdana, yang berasal dari dauroh tajwid di Cilacap dan Semarang, walaupun tidak begitu sempurna namun semoga bisa banyak membantu.
      Dan dalam waktu dekat, insyaallah awal-awal april, pustaka ibnul jazari akan menerbitkan Panduan CD Aisar edisi kedua dengan lebih lengkap, dipandu langsung Ustadz Abu Hamid Fauzi bin Isnain dengan durasi kurang lebih 17 jam. Antum bisa dapatkan informasi via no hp di atas. Barokallohufikum

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: